<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Indonesia on Uránia</title><link>https://urania.institute/id/tags/indonesia/</link><description>Recent content in Indonesia on Uránia</description><generator>Hugo</generator><language>id-ID</language><lastBuildDate>Tue, 15 Sep 2026 23:00:00 +0400</lastBuildDate><atom:link href="https://urania.institute/id/tags/indonesia/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Majelis Ulama Indonesia Usulkan Kriminalisasi LGBT dengan Istilah LGSP</title><link>https://urania.institute/id/news/2026/0915-indonesia-lgsp-proposal/</link><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 23:00:00 +0400</pubDate><guid>https://urania.institute/id/news/2026/0915-indonesia-lgsp-proposal/</guid><description>&lt;p&gt;Badan ulama Muslim tertinggi di Indonesia, Majelis Ulama, telah mengusulkan untuk mengganti singkatan LGBT dengan istilah LGSP (&amp;ldquo;Lesbian, Gay, Sodomi, dan Pencabulan&amp;rdquo;) sebagai bagian dari persiapan rancangan undang-undang baru yang bertujuan untuk mengkriminalisasi homoseksualitas dan aktivisme terkait. Inisiatif ini diumumkan oleh Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama, Asrorun Ni&amp;rsquo;am Sholeh, saat berpidato di Jakarta, &lt;a href="https://www.washingtonblade.com/2026/09/15/indonesias-top-muslim-clerical-body-proposes-criminalizing-lgbtq-people-advocacy/"&gt;lapor&lt;/a&gt; Washington Blade.&lt;/p&gt;</description></item><item><title>Pembela Hak Asasi Manusia Desak Indonesia Cabut Status Budaya LGBT Sebagai Ancaman Keamanan Nasional</title><link>https://urania.institute/id/news/2026/0830-indonesia-defence-policy-lgbtq-threat/</link><pubDate>Sun, 30 Aug 2026 12:00:00 +0300</pubDate><guid>https://urania.institute/id/news/2026/0830-indonesia-defence-policy-lgbtq-threat/</guid><description>&lt;p&gt;Cabang Asia dari Asosiasi Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Interseks Internasional (ILGA) telah mendesak pemerintah Indonesia untuk merevisi kebijakan pertahanan yang menyatakan &amp;ldquo;penyebaran budaya LGBT&amp;rdquo; sebagai ancaman non-militer terhadap keamanan nasional. Seperti yang &lt;a href="https://www.mambaonline.com/2026/08/28/indonesia-urged-to-reverse-defence-policy-that-labels-lgbtq-culture-a-national-threat/"&gt;dilaporkan MambaOnline&lt;/a&gt;, pembela hak asasi manusia memperingatkan bahwa klasifikasi semacam itu melegitimasi diskriminasi negara dan penganiayaan terhadap komunitas queer.&lt;/p&gt;</description></item><item><title>Umat Katolik Indonesia Kritik Rencana Pemerintah Masukkan Program Anti-LGBT di Sekolah</title><link>https://urania.institute/id/news/2026/0722-indonesia-lgbtq-education/</link><pubDate>Wed, 22 Jul 2026 18:30:00 +0400</pubDate><guid>https://urania.institute/id/news/2026/0722-indonesia-lgbtq-education/</guid><description>&lt;p&gt;Pada awal Juli 2026, Kementerian Agama Republik Indonesia mengumumkan pengembangan materi pendidikan yang bertujuan untuk mencegah penyebaran budaya LGBT. Program ini dimaksudkan untuk diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan formal, mulai dari kelas 4 sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, serta di madrasah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi agama. Menurut Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi&amp;rsquo;i, langkah ini merupakan konsekuensi dari Peraturan Presiden No. 111 Tahun 2025, yang mengklasifikasikan penyebaran budaya LGBT sebagai ancaman non-militer terhadap pertahanan nasional.&lt;/p&gt;</description></item><item><title>Presiden Indonesia Sebut Budaya LGBT "Ancaman Nasional", yang Menyebabkan Peningkatan Kekerasan</title><link>https://urania.institute/id/news/2026/0718-indonesia-lgbt-threat/</link><pubDate>Sat, 18 Jul 2026 10:00:00 +0300</pubDate><guid>https://urania.institute/id/news/2026/0718-indonesia-lgbt-threat/</guid><description>&lt;p&gt;Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengeluarkan dekrit kebijakan pertahanan nasional setebal 70 halaman, di mana &amp;ldquo;promosi budaya LGBT&amp;rdquo; diklasifikasikan sebagai ancaman non-militer terhadap kedaulatan dan keamanan negara. Terorisme, perdagangan narkoba, dan perjudian online juga masuk dalam daftar ini. Dokumen tersebut mewajibkan kementerian dan pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah untuk melawan ancaman ini.&lt;/p&gt;</description></item><item><title>Pemimpin Partai Islam Indonesia Amien Rais Tuduh Sekretaris Kabinet Teddy Wijaya Homoseksual</title><link>https://urania.institute/id/news/2026/indonesia-amien-rais-teddy-wijaya/</link><pubDate>Sun, 10 May 2026 12:00:00 +0400</pubDate><guid>https://urania.institute/id/news/2026/indonesia-amien-rais-teddy-wijaya/</guid><description>&lt;p&gt;Di Indonesia, perselisihan politik meletus setelah Amien Rais, Ketua Majelis Syuro partai Islam konservatif Partai Ummat, mengklaim bahwa Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya diduga seorang gay dan memberikan &amp;ldquo;pengaruh berbahaya&amp;rdquo; pada Presiden Prabowo Subianto. Seperti yang &lt;a href="https://www.thestar.com.my/aseanplus/aseanplus-news/2026/05/04/indonesian-govt-defends-cabinet-secretary-after-politician-claims-he-is-gay-and-unfit-for-the-job"&gt;dilaporkan The Star mengutip Jakarta Post&lt;/a&gt;, pemerintah menyebut video Rais sebagai fitnah, hoaks, dan ujaran kebencian.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>