Berita Thailand

Bangkok memasukkan hak LGBT dan dialog lintas agama dalam pencalonan WorldPride 2030

Bangkok Pride, 1 Juni 2024. Foto arsip. Chainwit. / Wikimedia Commons, CC BY 4.0.
Bangkok Pride, 1 Juni 2024. Foto arsip. Chainwit. / Wikimedia Commons, CC BY 4.0.

Pada 15 Oktober 2026 di Bangkok, ibu kota Thailand, Naruemit Pride, perusahaan penyelenggara Bangkok Pride, memaparkan program pencalonan kota itu untuk menjadi tuan rumah festival LGBT internasional WorldPride 2030. Peluncuran berlangsung di Pusat Seni dan Budaya Bangkok, sebagaimana dikonfirmasi Departemen Urusan Perempuan dan Pembangunan Keluarga Thailand.

Menurut laporan Matichon pada 16 Oktober, persiapan melibatkan Pride City Network, jaringan yang menghimpun 58 kota di seluruh negeri. Pencalonan didukung kelompok kerja yang dibentuk atas perintah perdana menteri, dengan lembaga dari 13 kementerian. Ini merupakan dukungan untuk menyiapkan pencalonan, bukan pengumuman bahwa tuan rumah telah dipilih.

Situs resmi pencalonan mengusulkan forum hak asasi manusia di Pusat Konvensi Nasional Queen Sirikit serta program Pride Interfaith. Program kedua membahas hubungan antara iman dan identitas: peserta LGBT dari berbagai agama dan keyakinan diajak berbagi pengalaman pribadi serta mengikuti lokakarya kreatif, diskusi, dan praktik spiritual.

Menurut rencana yang diterbitkan Matichon, penyelenggara mengusulkan sedikitnya 150 beasiswa Bangkok WorldPride Activist Fellowship. Setidaknya 70% direncanakan bagi aktivis dari negara-negara Selatan Global. Program usulan berlangsung 14 hari, dari 23 Januari hingga 5 Februari 2030, serta mencakup parade, kegiatan budaya dan olahraga. Pelaksanaannya bergantung pada kemenangan pencalonan Bangkok.

InterPride, asosiasi internasional penyelenggara Pride, memublikasikan pencalonan Bangkok dan Barcelona. WorldPride diadakan dengan lisensinya, sementara organisasi anggota memilih kota tuan rumah melalui pemungutan suara. Hingga 24 Oktober, hasil kompetisi untuk tahun 2030 belum diumumkan.

Materi terkait

Berita terbaru

Di Texas, Organisasi Pemuda LGBT Tertua OutYouth Memulai Pembangunan Pusat Komunitas Baru Yayasan Tom of Finland Putuskan Hubungan dengan Rumah Bersejarah Sang Seniman di Los Angeles Sejarawan Soroti Penerbitan Vice Versa, Majalah Lesbian Pertama di AS pada Tahun 1947